MR111A Unit Demonstrasi Pendingin Udara Otomotif Tingkat Lanjut Peralatan Didaktik Peralatan Demonstrasi Peralatan Didaktik Otomotif 1. Gambaran Umum Unit Demonstrasi Sistem Pendingin Udara Otomotif Tingkat Lanjut MR111A dirancang untuk mendemonstrasikan pengoperasian dan kinerja sistem pendingin udara otomotif. Unit ini dapat mensimulasikan dan mengamati karakteristik kinerja pendingin udara dalam berbagai kondisi pengoperasian, termasuk pemecahan masalah. Unit ini menyelesaikan enam simulasi kesalahan listrik untuk latihan dan dilengkapi dengan beberapa instrumen. Instrumen-instrumen ini akan membantu Anda melakukan beberapa pengukuran dan akan menjadi tambahan yang berharga untuk analisis dan eksplorasi sistem. 2. Tentang MR111A Sistem Pendingin Udara Otomotif Tingkat Lanjut (Unit Demonstrasi) 2.1 Daftar Komponen 2.11 Unit Pendingin Udara Otomotif Komponen-komponennya adalah sebagai berikut: (1) Kompresor dengan kopling magnetik (2) Kondensor udara paksa (3) Pengering (4) Evaporator dengan blower (5) Katup ekspansi (6) Sakelar tekanan ganda (7) Pengukur tekanan (terhubung ke kompresor melalui selang) (8) Panel instrumen dan kontrol (9) Papan simulator kesalahan dengan titik uji (10) Konverter frekuensi (11) Motor penggerak listrik untuk kompresor (12) Diagram perpipaan 2.12 Manual Eksperimental 2.2 Sirkuit pendingin 2.21 Sensor dan kontrol suhu (1) Pemilih suhu digunakan untuk menampilkan suhu di beberapa lokasi dalam sirkuit pendingin dengan mudah. T1: Suhu masuk kompresor T2: Suhu keluar kompresor T3: Suhu masuk kondensor T4: Suhu keluar kondensor T5: Suhu masuk katup ekspansi T6: Suhu keluar katup ekspansi dan suhu masuk evaporator T7: Suhu keluar evaporator T8: Suhu sekitar (2) Kontrol suhu 2.22 Instrumen dan panel kontrol (1) ELCB digunakan sebagai proteksi kebocoran untuk rangkaian. (2) MCB adalah pemutus sirkuit yang digunakan untuk melindungi rangkaian dari arus berlebih. (3) Sakelar daya utama digunakan sebagai sakelar untuk memungkinkan daya disuplai ke inverter dan catu daya DC. (4) Sakelar kontrol kecepatan kipas kondensor digunakan untuk mengontrol kecepatan kipas kondensor. (5) Pemilih dan tampilan suhu digunakan untuk memilih titik suhu dan menampilkannya pada layar. (6) Voltmeter digunakan untuk mengukur tegangan DC dari catu daya. (7) Ammeter digunakan untuk mengukur konsumsi arus. (8) Kecepatan motor penggerak digunakan untuk memantau kecepatan motor penggerak untuk mensimulasikan kecepatan mesin. 2.23 Catu daya DC 2.24 Titik Simulasi Kerusakan dan Titik Uji 2.25 Catu daya (1) Catu daya: tiga fasa AC220V±10%; (2) FU1: sekering unit evaporator; (2) FU2: sekering motor kipas kondensor; (4) FU3: sekering kopling kompresor. 2.3 Komponen Pendingin Udara 1 Kompresor 2 Kondensor 3 Kipas Listrik Kondensor 4 Filter Pengering 5 Katup Ekspansi Termostatik 6 Evaporator 7 Termostat 3. Percobaan Percobaan 1 Diagram P-H yang mewakili siklus pendinginan Percobaan 2 Analisis kinerja sistem Percobaan 3 Variasi Kecepatan Kompresor Percobaan 4 Variasi Kecepatan Kipas Kondensor Percobaan 5 Variasi Kecepatan Blower Evaporator Percobaan 6 Kegagalan sakelar tekanan ganda (F1) Percobaan 7 Kegagalan motor kipas kondensor (F2) Percobaan 8 Sekring Kopling Kompresor Putus (F3) Percobaan 9 Kerusakan Kopling Elektromagnetik Kompresor (F4) Percobaan 10 Kerusakan Termostat (F5) Percobaan 11 Kerusakan Motor Blower Evaporator (F6)